Amri Hariri

Laki-laki, 22 tahun

Brebes, Indonesia

Tidak ada kesempurnaan yang lebih indah selain bersyukur pada-Nya.
| ::

Navbar3

Search This Blog

Minggu, 21 April 2013

"Pikiran Positif Menghambat kegagalan dan mempercepat kesuksesan"

Picture
Sedikit ingin bercerita penggalaman kesuksesan saya dalam mengapai cita-cita yang saya impikan (highest success!).

        Berawal dari impian saya sejak kecil berambisi untuk menjadi seorang TNI (Tentara Nasional Indonesai), namun keluarga tidak begitu setuju kalau saya menjadi seorang tentara terutama kedua orang tua saya. Namun tetap saya perjuangkan impian masa kecil saya mulai dari saya sekolah di Masrasah Alaih kelas XII di MA. Muhammadiyah Plompong 1 sebuah sekolah yang berdiri kokoh di sudut desa inilah saksi bisu bagimana saya mengukir tinta sejarah kehidupanku. Semester akhir waktu itu tahun 2009 saya mulai mencari info-info seputar pendaftaran KARBOL (Sekolah para Perwira Menengah) TNI Angkatan Udara Adi Sucipto Yogyajkarta, kemudian ikut sekleksi gagal di kelengkapan administrasi. Tahun 2010 kulaih LPK Magistra Utama mengambil jurusan Teknik Komputer D1. kemudian di tahun 2011 sebelum saya mendaftar kuliah di UIN Su-Ka lagi saya mendaftar di BINTARA TNI AU Adi Sucipto Yogyakarta, gagal juga di tes kelengkapan administrasi pra PANTUKIR (Panitia Penentu Akhir Daerah). Dua kali gagal kecewa dan sakit rasnya waktu itu, tapi saya sadar perasaan seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, tanpa berfikir panjang akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar kuliah, tapi bingung mau mengambil bidang jurusan apa antara jurusan olahraga di UNY atau Teknik Informatika di STMIK AMIKOM. Setelah berkonsulltrasi dengan kakak saya ia menyarankan untuk masuk  di UIN Su-Ka mengambil jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi karena lulusanya banyak dibutuhkan. Wahh,, baru dengar ada namanya jurusan ilmu perpustakaan, akhirnya tanpa befikir panjang karna saya yakin banget itu adalah pilihan terbaik saya, langsung deh ndaftar pilihan pertama ilmu perpustakaan D3, pilihan kedua ilmu perpustakaan S1 dan ikut seleksi lewat jalur reguler 1 di kampus UIN Su-Ka. Pas pengumuman hasil seleksi namaku tidak tercantum dalam daftar mahasiswa UIN Su-Ka. Sedih juga kecewa kembali saya alami lagi, Yaa Allah tenyata engaku masih mengguji ketabahan, kesabaran dan kekuatan hamba-MU ini. Di seleksi masuk reguler 2 saya mendaftar lagi dengan mengambil jurusan yang sama namun pilihan pertama ilmu perpustakaan S1 dan kedua ilmu perpustakaan D3, saya berusaha positif thinking dan yakin pasti bisa dan Alhamdulillah di daftar pengumuman penerimaan mahasisawa baru UIN Su-Ka tercantum namaku. Rasa syukur yang tak ternilai harganya keapada sang pencipta yang ternyata masih mendengar do’a ku.

            Mungkin bagi sebagian mahasisawa yang memilih jurusan ilmu perpustakaan adalah karena kecelakaan atau tak ada pilihan lain yang membuatnya harus kuliah. Tapi beda dengan saya, saya memilih jurusan ilmu perpustakaan itu karena kemauan sendiri, pilihan pertama, dan yang terpenting ini adalah jurusan ilmu perpustakaan yang membuat saya menemukan sosok jati diri saya sesungguhnya. semua ini tidak lepas dari dukungan dan motifasi oleh para dosen-dosen di kampus Bapak Solihin Arianto, Ibu Sri Rohyati Zulaikha, Ibu Marwiyah, Bapak Nurdin Laugu, dan masih banyak lagi, nah yang ini terutama mak nyak Labibah Zain M. Lis dosen teraneh, gokil, dosen gemblung  namun elegan. Tapi jangan salah gemblung-nya beliau adalah gemblung  yang sehat dan mendidik, mampu memotifasi mahasiswa untuk berkarya namun tetap dalam batasan akhlak yang baik. Dan yang paling penting orang tuaku yang selalu mendoakaanku disaat saya sedang sudah ataupun senang.

       Ketika kita sudah senang terhadap pilihan hidup, selalu berfikir positif ternyata melahirkan hasil positif juga. Ini terbukti terhadap  jalan hidup saya dimana sangat banyak sekali perubahan karakter dan pemikiran. Dalam kehidupan saya sebagai seorang mahasisawa yaitu ikut aktif dan berperan penting dalam organisasi ilmu perpustakaan bernama LIBERTY (librarian Educational*Relationship*Community) yang dalam misinya yaitu Ikut berperan dalam menumbuhkembangkan budaya literasi dikalangan masyarakat secara umum. Dengan saya ikut berkonstribusi dalam organisasi ternyata menambah pengetahuaan dan wawasan dalam dunia perpustakaan. Saya sungguh beruntung telah ditakdirkan Allah untuk menjadi mahasiswa ilmu perpsutakaan karena membuat mata saya mampu melihat lebih jauh dari yang dipirkan sebelumnya.

Walau masih sedikit subangsih saya untuk membangun bangsa ini, namun inilah karya saya yang mampu saya torehkan semasa kuliah sekarang, yaitu:

1.      Mengotomasikan perpustakaan di SD Negeri klaten

2.      Mengotomasikan Perpustakaan SD Negeri  2 Kupen, Kabupaten Temanggung

3.      Mengotomaiskan Perpustakaan SD SLB Negeri 1 Yogyakarta

4.      Mengotomasikan Perpustakaan Puro Pakualaman Yogyakarta

5.      Narasumber pada pelatihan otomasi perpustakaan berbasis Slims di MTs Al-Falah Arungkeke, Jeneponto, Sulawesi Selatan

6.      Mengotomasikan perpustakaan MTs Al-Falah Arungkeke, Jeneponto, Sulawesi Selatan

7.      Mengotoasikan perpustakaan pesantren Da’watul Islamiah Samigaluh, kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta

                Memahami sukses tidak akan terbentuk ketika tidak ada impian-impian  jadi kuncinya berhubunganlah dengan kebenaran dalam diri anda dan ciptakan keinginan terdalam kita. Hargai semua itu dan kita juga harus memiliki mimpi itu semua tanpa rasa takut, malu, atau terlembat karna dalam kamus kesuksesan tidak ada kata-kata seperti itu. Sejatinya semua yang kita impikan memang milik kita sendiri tinggal bagaimana kita bisa menjabarkan, meraih dan memilikinya. Sukses tidak selalu identik dengan materi tetapi sukses adalah dimana kita merasakan arti sebuah pengorbanan yang sesungguhnya.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar